Analisa Ternak Ayam Kampung Super (Joper) Kapasitas 100 Ekor – Sebelum memutuskan untuk beternak Ayam Kampung Super atau ayam joper ini, marilah kita mempelajari analisa ternak joper. Dengan analisa ternak Joper kita mengetahui aspek ekonomis diantaranya modal yang dibutuhkan, biaya operasional, perhitungan rugi dan laba dan tingkat pengembalian modal. Pemahaman dalam analisa ternak ayam joper ini memang sangatlah penting, mengingat bila kita salah di langkah awal ini akan berakibat gagal nya ternak ayam joper kita nantinya.
Sebelum kita menuju ke analisa, alangkah baiknya jika kita memahami dahulu mengenai ayam joper serta karateristiknya. Mengapa demikian? Karena ketika kita sudah memahami apa yang ingin dan sedang kita lakukan, yakni beternak ayam joper, maka hasil panen yang dicapai bisa lebih maksimal.
Apa Itu Ayam Joper ?
Ayam Joper atau Ayam Kampung Super adalah ayam hasil persilangan antara ayam bangkok atau ayam kampung pejantan dengan petelur betina. Di berbagai wilayah ayam joper memiliki sebutan yang berbeda-beda yaitu seperti ayam jawa super, ayam koper, ayam kampung super, kamper dan berbagai sebutan nama lainnya. Induk dari ayam petelur membawa keturunan yang mudah tumbuh besar sedangkan ayam bangkok atau ayam kampung membawa keturunan daging ayam kampung yang lebih padat dan gurih.

Peminat dan Peluang Bisnis Ternak Ayam Joper
Untuk saat ini beternak ayam joper atau Ayam Kampung Super peminatnya mengalami peningkatan. Beternak ayam kampung mempunyai daya tarik diantaranya adanya harga jual Ayam Kampung Super siap konsumsi yang relatif lebih stabil cenderung mengalami peningkatan terutama pada bulan-bulan tertentu. Selain itu juga ayam joper mempunyai banyak konsumen fanatik yang menyukai rasa daging ayam kampung. Pangsa pasar yang masih cukup luas, mempunyai sifat unggul yaitu lebih tahan terhadap penyakit sehingga bisa mengurangi resiko terjangkit penyakit.
Dan untuk keunggulan utamanya adalah mempunyai pertumbuhan yang cepat sehingga masa panen cepat yakni hanya 60 hari. Berbagai faktor tersebut menjadikan ternak ayam joper ini cukup diminati dan jika dilihat dari peluang bisnisnya cukup menjanjikan. Ayam joper budidaya kini telah banyak diminati oleh masyarakat, baik masyarakat desa maupun perkotaan. Ada juga yang menjadikan budidaya ayam joper sebagai usaha utama bahkan usaha sampingan sebagai hobi dan tambahan penghasilan sehari – hari.

Bertumbuhnya industri kuliner hampir di setiap kota besar sekarang ini menjadikan kebutuhan ayam kampung super menanjak naik. Ini adalah efek dari pola masyarakat kita yang suka wisata kuliner dengan memanjakan lidah dan mengunjungi tempat wisata. Tidak bisa di pungkiri hal tersebut sudah menjadi gaya hidup yang tumbuh semakin subur di hampir semua kalangan masyarakat. Banyaknya masakan di Indonesia yang berbahan dasar daging ayam kampung menjadikan kebutuhan akan daging ayam kampung cukup stabil.

Analisa Ternak Ayam Joper Kapasitas 100 Ekor
Dalam memulai usaha tersebut kita bisa mencoba menganalisa ternak joper dengan kapasitas 100 ekor. Alasan memulai usaha dengan 100 ekor karena untuk menghindari suatu hal yang tidak diinginkan. Apabila sudah yakin dan merasa mampu dalam penanganan untuk jumlah yang banyak maka bisa ditambahkan jumlahnya secara bertahap. Dan dengan analisa ternak joper terlebih dahulu kita juga bisa mengetahui penghasilan perhari dan perbulannya. Hal ini juga bertujuan agar kita bisa memperkirakan keberlangsungan usaha yang akan dijalani.
Sebagai pemula, dalam beternak tentu saja menemukan kebingungan dalam bagaimana cara memulai usaha ternak ayam joper tersebut. Karena apabila kita salah dalam memulai usaha tersebut maka bisa saja usaha tersebut gagal ditengah jalan. Untuk harga doc ayam joper di pulau jawa dapat mencapai sekitar Rp. 5.900 per ekornya. Tetapi harga tersebut dapat sewaktu – watu berubah mengikuti harga yang ditawarkan di pasaran. Maka dari itu, yuk pahami analisa ternak joper kapasitas 100 ekor dari kami !
Analisa Ternak Joper 100 Ekor
Harga DOC Joper 100 ekor = Rp 5.900 ( 1 ekor ) = Rp 590.000
Pakan (BR 1) 4 karung = Rp 350.000 ( 1 sak) = Rp 1.400.000
Vaksin = Rp 100.000
Vitamin = RP 36.000
5 Lampu bohlam = Rp 20.000
Tempat makan dan minum = Rp 150.000
Listrik = Rp 50.000
—-————————————————————————————— +
Total = Rp 2.346.000
Pendapatan :
Misalnya, FCR 2,5 maka hasil panen kurang lebih 80 kg.
FCR adalah jumlah pakan yang di butuhkan di bagi jumlah panen yang di hasilkan.
Diambil dari beberapa informasi bahwa harga ayam joper saat ini yaitu Rp 37.000/kg. Jadi bisa di katakan bahwa pendapatan untuk 100 ekor ayam kampung super atau joper yaitu sekitar Rp 3.330.000. Untuk melakukan perawatan ayam joper sampai panen yaitu membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan atau 60 hari. Waktu masa panen 60 hari ini cukup singkat di bandingkan dengan ayam kampung lainnya. Dan tidak lama-lama Anda menunggu karena dengan waktu kurang lebih 2 bulan itu Anda sudah dapat keuntungan.
Dengan modal Rp 2.386.000 berdasarkan perhitungan di atas kira-kira Anda akan mendapat keuntungan sekitar Rp 984.000. Namun perhituangan tersebut belum termasuk dalam pembuatan kandangnya.
*Catatan* : harga-harga tersebut menyesuaikan dengan tiap wilayah. Jadi, bisa berubah-ubah tergantung dengan wilayah Anda. Untuk keuntungan juga bisa berubah-ubah tergantung manajemen pemeliharaannya.
Dari informasi di atas bisa di kita dapati bahwa beternak ayam kampung super (JOPER) 100 ekor tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Apabila Anda pemula beternak ayam kampung super 100 ekor ini cukup bagus bagi Anda untuk awalan atau permulaannya.

Analisa Ternak Ayam Joper 300 Ekor
Setiap peternak memang memiliki kemampuan dan preferensi sendiri. Ada yang memulai beternak joper dengan kapasitar 100 ekor, ada juga yang lebih dari itu seperti ternak joper 300 ekor, 500 ekor, atau bahkan 1000 ekor. Lalu bagaimana untuk analisa ternak ayam joper 300 ekor?
Untuk analisa ternak ayam joper 300 ekor, maka yang Anda lakukan adalah dengan memahami analisa ternak ayam joper 100 ekor tersebut. Kemudian Anda bisa menyesuaikan dengan analisa diatas, yang mana sistem perhitungan nya sama hanya saja berbeda pada bagaian kapasitasnya. Sehingga hitungan perkaliaannya (kapasitas/populasinya) menjadi 300 ekor.
Ketika usaha ternak joper Anda sudah berjalan dan berkembang, maka Anda bisa menambah kapasitasnya seperti 500 ekor atau 100 ekor. Lalu untuk analisa ternak ayam joper 500 ekor atau analisa usaha ayam joper 1000 ekor, bisa Anda sesuaikan dengan analisa ternak yang telah kami paparkan diatas. Begitu juga dengan analisa usaha ayam joper 300 ekor yang menyesuaikan dengan analisa ternak ayam joper 100 ekor. Jika Anda menemukan pertanyaan seputar analisa usaha ayam joper 300 ekor atau kapasitas lain, silahkan bisa menghubungi kami di nomor 0821-2028-8686.
Setelah Anda memiliki kemantapan untuk beternak ayam joper, selain mempelajari analisanya terntunya ada hal-hal krusial lain yang juga harus Anda ketahui. Hal-hal tersebut merupakan faktor pendukung dari beternak ayam joper. Diantaranya adalah kandang, pakan, dan juga pemeliharaan.
Kandang Ayam Joper
Kandang merupakan hal terpenting dalam beternak. Dalam pembuatan kandang tidak ada yang dijadikan standar. Karena pada umumnya untuk ukuran kandang joper harus disesuaikan dengan jumlah dan umurnya. Hanya saja, lebih baik antara periode starter dan grower kandangya dipisah. Untuk kandang DOC perlu diberikan penghangat hal ini bertujuan agar DOC tidak kedinginan. Didalam kandang tersebut suhunya diusahakan jangan terlalu panas kira-kira sekitar 30-32 derajat celsius.

Pakan Ayam Joper
Selain kandang, pakan merupakan hal yang juga harus diperhatikan dalam beternak ayam maupun unggas. Begitu juga dengan beternak ayam joper maka kebutuhan pakannya harus baik dan benar. Asupan nutrisi dan gizi ayam joper harus terpenuhi setiap harinya supaya bisa tumbuh dengan cepat dan baik. Pakan joper ketika masih kecil bisa diberikan konsetrat, karena mempunyai tekstur yang halus sehingga mudah dicerna. Untuk hasil yang maksimal kami hobiternak.com menyarankan untuk menggunakan pakan pabrikan. Jadwal pemberian pakanyang benar dan sesuai dengan porsinya juga akan berpengaruh dengan hasil panen.
Selain itu juga ada pakan alternatif joper yang bisa diberikan untuk ayam kampung joper misalkan saja bagian pohon talas pada umbinya saja atau juga tangkai dan daun atau bisa kedua-duanya dicampurkan.
Pemeliharaan Bibit Unggul
Dalam pemilihan bibit unggul merupakan hal yang paling penting sebelum membudidayakan ayam joper. Untuk pemilihan bibit ternak yang memiliki kualitas bagus. Kualitas yang bagus disini adalah yang sehat, mata bersinar, tegap, tidak cacat, serta mempunyai bulu yang bersih dan mengkilap. Apabila menemui ayam joper yang berbulu kusam maka jangan dipilih karena bisa jadi ayam tersebut sedang sakit. Dalam pemilihan bibit harus teliti dan cerdas.

Pemeliharaan Ayam Joper yang Baik
Pemeliharaan merupakan suatu hal yang penting juga dalam budidaya ternak ayam. Karena fungsi pemeliharaan disini untuk mengontrol ayam supaya tidak terkena penyakit dan bisa hidup dalam keadaan sehat sampai masa panen. Dengan manajemen pemeliharaan yang baik termasuk dari segi pakan, maka ayam joper bisa lebih cepat dipanen.
Untuk kandang pemeliharaan dipastikan dalam kondisi bersih dan tidak rusak. Dalam pemberian pakan untuk ayam harus teratur dan dipastikan ayam ternakan menghabiskannya dengan baik. Agar ayam terhindar dari penyakit jangan lupa diberikan vaksinasi.
Pengendalian Penyakit
Pengendalian penyakit merupakan hal yang penting. Karena dalam pemeliharaan dalam jumlah banyak tentu saja tidak semua hewan peliharaan dalam keadaan sehat. Maka, setiap hari ayam harus dikontrol untuk membedakan mana ayam yang sehat dan tidak sehat. Apabila ditemukan ada ayam yang tidak sehat maka harus segera dipisahkan dari ayam yang lain dan diberi obat supaya penyakitnya tidak menular.
Untuk mengontrol atau pengendalian penyakit pada ternak ayam joper bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan kandang, pemilihan lokasi yang jauh dari penyakit, melakukan vaksinasi ternak yang teratur serta menjaga sanitasi kandang dan peralatannya.
Masa Panen
Panen merupakan yang paling dinanti oleh pebisnis ternak ayam. Karena dimasa ini peternak bisa menjual ayamnya kepasaran untuk memperoleh keuntungan. Ayam yang memiliki nilai jual tinggi harus memenuhi standar kualitas dipasaran. Biasanya orang memilih ayam joper ini karena memiliki beberapa keunggulan. Beberapa keunggulan tersebut diantaranya memiliki harga jual yang tinggi dan stabil, masa panen cepat, pemeliharaannya mudah serta tahan dengan berbagai penyakit.
www.hobiternak.com






