Kamis, 09 Januari 2020

Mengenal Lebih dekat Grand Munia finch

Lonchura Grandis

Lonchura grandis
Grand Munia
Identifikasi: Panjang 12 cm. Seekor munia yang sangat berbeda dengan lainnya terutama dari perbandingan besar paruh. Keseluruhan kepala berwarna hitam hingga nape tubuh bagian bawah, kecuali lingkaran adanya warna coklat chestnut pada bagian dada sebelah bawah dan bagian flanksbagian tubuh tubuh atas coklat-chestnut, dengan warna oranye atau kuning pada bagian rump, penutup ekor bagian atas dan ekor. Tidak adanya kemungkinan untuk terbingungkan dengan spesies lain di daerah asal penyebarannya.
Deskripsi: Jantan dan betina sama. Dewasa: Seluruh bagian kepala dan wajah (hingga bagian bawah tubuh) hitam, hanya mata berwarna coklat kemerahan atau merah terang. Mantel, punggung dan skapular berwarna chestnut ringan, disapu dengan warna orange tidak kentara; rump dan penutup ekor bagian atas bervariasi dari coklat terang ke oranye, bertepian kuning atau emas kekuningan. Ekor berbentuk tumpul atau wedge dengan bagian bulu bagian tengah ekornya runcing, coklat gelap pada bagian tengah sayap ekornya, dengan tepian luar berwarna kuning, emas kekuningan berpadu dengan kehijauan. Median dan greater coverts seperti skapular atau agak berwarna coklat lebih gelap; alula, primary coverts dan sayap terbang berwarna coklat chestnut. Bagian bawah badan seluruhnya hitam, terpisah dari garis tipis yang berwarna chestnut terang pada bagian sebelah bawah sisi badan dan flanks. Paruh sudah jelas sangat besar, dalam pada dasarnya, dengan culmen melengkung, abu-abu pucat atau biri keputihan. Kaki dan paha berwarna biru keabu-abuan gelap. Betina dewasa agak kecil daripada jantan. Remaja: Hampir serupa coklat atau coklat medium, dengan warna lebih pucat atau coklat kemerahan pada rump dan ekor; berwarna merah ringan pada bagian atas badan, atau coklat kemerahan pada tenggorokan dan dada bagian atas. Paruh besar dan sangat tampak kelihatan.
Status, Habitat dan Perilaku: Tidak umum atau umum pada wilayahnya. Biasanya ditemukan di daerah berumput, rawa, belukar, tepian laguna dan padang padi, juga di perkebunan tebu; pada beberapa area penyebarannya terdapat pada perkebunan atau taman. Kebanyakan menetap, dari level laut hingga dataran rendah dan perbukitan hingga 600 m.
gelatikblog.wordpress.com
Share:

Translate This Web

Cari Blog Ini

Halaman Facebook Kami

Statistik Pengunjung